ImageDARURAT BENCANA SUMATERA! Bantu Segera Saudara Kit...
Image

DARURAT BENCANA SUMATERA! Bantu Segera Saudara Kita!

Image
Sumatera
Rp 0 dan masih terus dikumpulkan
0 Donatur ∞ hari lagi

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Gelombang Bencana Terjang Sumatera: Banjir & Longsor Renggut Puluhan Nyawa

Bencana Besar Melanda Sumatera: Banjir, Banjir Bandang, dan Longsor Terjadi Serentak.

Cuaca ekstrem yang dipicu oleh Bibit Siklon Tropis Senyar telah memicu rangkaian bencana alam di tiga provinsi di Sumatera: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Hujan dengan intensitas sangat tinggi sejak Selasa (25/11) menyebabkan banjir rendaman, banjir bandang, hingga tanah longsor yang meluas dan diprediksi masih berlanjut hingga beberapa hari ke depan.

Hingga Jumat (28/11) sore, BNPB mencatat total 164 jiwa meninggal dunia, sementara puluhan lainnya masih dinyatakan hilang.

Dengan rincian berikut:

  • Sumatera Utara, Korban meninggal dunia: 116 orang, Korban hilang: 42 orang
  • Aceh, Korban meninggal dunia: 25 orang, Korban hilang : 25 orang. Wilayah terdampak parah: Bener Meriah, Aceh Tenggara, Aceh Tengah
  • Sumatera Barat, Korban meninggal dunia: 23 orang, Korban hilang: 12 orang. Wilayah terdampak: Padang Panjang, Tanah Datar, Agam, Kota Padang, Pasaman Barat

Menurut laporan resmi, bencana banjir dan tanah longsor di Tapanuli Selatan menyebabkan 8 orang meninggal dunia, 58 orang luka-luka, dan 2.851 warga mengungsi.

Peristiwa ini kini menjadi salah satu bencana dengan dampak sosial terbesar di wilayah tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Menurut laporan kaji cepat, bencana ini berdampak pada 11 kecamatan, mulai dari Sipirok, Marancar, Batangtoru, Angkola Barat, Muara Batangtoru, Angkola Sangkunur, Angkola Selatan, Sayur Matinggi, Batang Angkola, Tanah Timbangan dan Angkola Muaratais.

Rumah-rumah warga rusak, 50 unit hunian terdampak parah, dan dua jembatan terputus di wilayah Tapanuli Utara, mengisolasi banyak keluarga dari akses bantuan serta jalur logistik.

Di Tapanuli Tengah, kondisi tak kalah memprihatinkan. Sebanyak 1.902 rumah di 9 kecamatan terendam banjir, termasuk Pandan, Barus, Pinangsori, dan wilayah pesisir lainnya.

BPBD dan tim gabungan telah mendirikan tenda pengungsian serta menyalurkan sembako, namun jumlah warga terdampak jauh lebih besar dibanding kapasitas bantuan yang tersedia.

Laporan sementara yang dihimpun Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB per Rabu (26/11) pukul 07.00 WIB menyebutkan bahwa hujan deras dengan durasi lebih dari dua hari telah memicu banjir dan tanah longsor di Kabupaten Sibolga.

Wilayah yang terdampak banjir meliputi Kelurahan Angin Nauli di Kecamatan Sibolga Utara; Kelurahan Aek Muara Pinang dan Aek Habil di Kecamatan Sibolga Selatan, serta Kelurahan Pasar Belakang dan Pasar Baru di Kecamatan Sibolga Kota.

Sementara itu, sejumlah titik di Kota Sibolga juga terdampak tanah longsor. Di Kecamatan Sibolga Utara, longsor terjadi di Kelurahan Angin Nauli, Simare-mare, Sibolga Hilir, Hutabarangan, Huta Tonga, dan Sibual-buali.

Di wilayah lain, longsor turut melanda Kelurahan Parombunan dan Aek Mani di Kecamatan Sibolga Selatan, serta Pancuran Bambu, Pancuran Dewa, dan Pancuran Kerambil di Kecamatan Sibolga Sambas. Di Sibolga Kota, kejadian serupa dilaporkan di Pasar Belakang, Pasar Baru, dan Pancuran Gerobak, mengganggu aktivitas dan akses warga.

Dari bencana ini, satu warga dilaporkan terluka dan sudah mendapat perawatan.

Tiga rumah, termasuk satu ruko, mengalami kerusakan, sementara beberapa akses jalan ikut terdampak dan menghambat mobilisasi warga.

Sebanyak 13 kabupaten dan kota di Sumatera Barat dilanda banjir dan longsor pada Selasa (25/11/2025).

Wilayah terdampak mencakup Padang, Padang Pariaman, Kota Solok, Agam, Pariaman, Bukittinggi, Padang Panjang, Tanah Datar, Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Pasaman, Pasaman Barat, dan Limapuluh Kota.

Akibat hujan deras sejak Minggu, 13 daerah di Sumbar dilanda banjir dan longsor, kata Juru Bicara BPBD Sumbar, Ilham Wahab, kepada wartawan, Selasa (25/11/2025) di Padang.

Ilham menjelaskan bahwa meski tak ada korban jiwa yang dilaporkan, puluhan ribu keluarga kini kehilangan tempat tinggal, dan ribuan warga harus mengungsi demi.

Selain itu, banyak fasilitas umum seperti sekolah, masjid, dan jalan rusak, bahkan jalur nasional Sumbar–Bengkulu ikut terputus akibat genangan tinggi di Pesisir Selatan.

Hendri Zulviton menjelaskan bahwa berdasarkan data Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kota Padang, Kecamatan Koto Tangah menjadi kawasan dengan jumlah warga terdampak paling banyak, yaitu mencapai 20.983 orang.

Kemudian, wilayah lain yang turut terdampak adalah Kecamatan Nanggalo dengan 2.232 warga.

Menyusul Kecamatan Padang Utara sebanyak 1.486 jiwa, Lubuk Begalung 893 jiwa, Pauh 741 jiwa, dan Kuranji 601 jiwa.

Selain itu, warga terdampak juga tercatat di Padang Barat sebanyak 321 jiwa, Padang Timur 150 jiwa, dan Bungus Teluk Kabung sebanyak 26 jiwa.

Aceh Tetapkan Darurat Banjir di 9 Wilayah

Sebanyak sembilan daerah di Provinsi Aceh menetapkan status darurat bencana banjir setelah hujan berintensitas tinggi terus mengguyur wilayah tersebut selama sepekan terakhir.

Daerah yang kini berstatus darurat meliputi Kabupaten Aceh Besar, Pidie, Aceh Utara, Aceh Singkil, Aceh Barat Daya, Aceh Tengah, Aceh Tenggara, serta Aceh Barat.

Dari data sementara, sebanyak 46.893 jiwa terdampak dan 1.497 orang terpaksa mengungsi. Banjir terparah terjadi di Kabupaten Aceh Timur, Aceh Singkil, dan Aceh Utara.

Di wilayah tersebut, ketinggian air mencapai 80 cm dan merendam fasilitas umum hingga lahan pertanian. Hingga kini genangan masih berlangsung.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Fadmi Ridwan, menyebut banjir mayoritas dipicu curah hujan tinggi, meluapnya sungai, serta kondisi geologi yang labil.

Maka dari itu, gerakan kolaborasi kemanusiaan yang diinisiasi oleh Ranger Response bersama komunitas, masjid, public figure, dan para relawan bergerak untuk mempercepat bantuan bagi saudara-saudara kita di Sumatera yang membutuhkan uluran tangan segera.

#Rangers, saatnya kita bersolidaritas. Dukunganmu hari ini sangat berarti bagi keluarga yang sedang berjuang di tengah bencana.

Cara Berdonasi:
  1. Klik tombol DONASI SEKARANG
  2. Masukkan nominal infaq/sedekah
  3. Pilih metode pembayaran
  4. Kamu akan menerima notifikasi via WhatsApp
  5. Lakukan transfer sesuai 3 angka unik agar penyaluran tepat sasaran dan sesuai akad

Selain doa dan donasi, kamu juga bisa membantu dengan membagikan halaman ini agar semakin banyak yang ikut menguatkan gerakan.

Baca selengkapnya ▾

  • November, 30 2025

    Campaign is published

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser bersama Laznas AQL

Doa-doa orang baik

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close