Yang terputus bukan hanya jembatan, tetapi juga harapan banyak keluarga.
Sudah delapan bulan sejak bencana melanda, namun di sejumlah wilayah Sumatra, warga masih hidup dengan akses yang terbatas. Jembatan yang rusak membuat perjalanan menuju sekolah, pasar, lahan pertanian, hingga fasilitas kesehatan menjadi lebih sulit dan berisiko.
Di tengah keterbatasan, masyarakat berusaha bertahan dengan membangun jembatan darurat secara swadaya. Namun, mereka membutuhkan solusi yang lebih aman dan berkelanjutan agar kehidupan dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya.
Pemulihan infrastruktur bukan sekadar membangun jembatan. Ini adalah upaya mengembalikan akses pendidikan bagi anak-anak, membuka kembali jalur ekonomi bagi para pencari nafkah, serta memastikan setiap keluarga dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman dan bermartabat.
Baca selengkapnya ▾